IDI : Mimika Masih Membutuhkan Penambahan Dokter Spesialis, Bidang Apa Saja?

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mimika, dr Leonard Pardede

MIMIKA, BM

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mimika, dr Leonard Pardede menyebutkan, Kabupaten Mimika masih kekurangan dokter spesialis di bidang neurologi atau saraf, ortopedi, jantung, kulit dan dokter mata.

Walau Mimika termasuk memiliki banyak dokter spesialis namun khusus untuk empat bidang itu masihlah minim sehingga perlu ada penambahan.

“Orang selalu tanya kenapa belum ada dokter mata. Kita berharap ke depan ada yang mau datang yah termasuk dokter kateterisasi jantung," harapnya.

dr Pardede menyebutkan anggota IDI di Kabupaten Mimika saat ini berjumlah 270 orang. Jumlah ini didominasi oleh dokter umum yang mana sebagiannya bekerja di fasilitas kesehatan primer dan praktek mandiri. Sementara jumlah dokter spesialis ada 41 orang.

"Kalau ada dokter-dokter spesialis itu yang mau kerja di Mimika pasti saya akan pakai untuk di Rumah Sakit Kasih Herlina," ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah dokter spesialis di satu wilayah tidak dapat disamakan, sebab bergantung pada kebutuhan masyarakat.

Dokter Leo berharap, agar kebutuhan dokter spesialis yang masih dibutuhkan itu bisa ditempatkan di RSUD Mimika.

"Dengan adanya kekurangan dokter spesialis ini tidak jarang bila ada pasien dengan diagnosis jantung misalnya harus dirujuk ke daerah lain yang memiliki dokter spesialis tersebut," ungkapnya.

Tambahnya, dengan kebutuhan ini tentunya harus ada kerja sama dan solusi terbaik dari Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya.

"Kami dari IDI berharap semoga kekurangan dokter spesialis ini bisa segera dipenuhi di rumah-rumah sakit yang ada di Mimika," Ungkapnya. (Shanty)

Top