Hukum & Kriminal

Korban Tidak Salah Namun Kena Tabok, Polisi Lidik Kasus Lampu Merah


Ilustrasi penganiayaan (Foto Google)

MIMIKA, BM

Satuan Reskrim Polres Mimika kini tengah melakukan lidik terhadap pengemudi mobil berplat merah yang melakukan penganiayaan di perempatan lampu merah, Hasanudin - Budi Utomo beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto kepada BM mengatakan mereka telah mendeteksi kendaraan tersebut.

"Kasus ini masih kita lidik, tapi kita kendaraan itu sudah terdeteksi, mobilnya Hilux warna hitam dan kita lagi cek kepemilikannya," ungkapnya.

Disampaikan Hermanto, kasus ini terjadi pada malam Senin (20/6) sekitar pukul 19.00 wit, dan sudah dilaporkan sekitar pukul 22.30 wit.

Menurutnya, korban awalnya mengendarai motornya namun tiba-tiba disenggol oleh mobil tersebut. Walau demikian, korban ini menyelesaikan masalah ini secara baik-baik.

"Namun saat kejadian terlapor turun dari mobil dan tanpa bicara langsung memukul korban. Akibatnya korban mengalami bibir pecah dan patah gigi," ujarnya. (Ignas)

Kasihan, Kejar Pelaku Curas, Seorang Pelajar Patah Tulang Pinggul Kiri

Motor yang dipakai pelaku saat melakukan aksinya sudah diamankan di Polres Mimika

MIMIKA, BM

Kasihan, seorang pelajar bernama Adi Suryani mengalami patah tulang pinggul sebelah kiri setelah terjatuh, ketika mengejar pelaku yang merampas HP miliknya di Jalan Pendidikan pada Sabtu (19/6) malam.

"Jadi korban ini jatuh bersamaan dengan pelaku saat kejar pelaku di Jalan Samratulangi," ungkap Kasat Reskrim Polres Mimika, Senin (21/6).

Diterangkan Hermanto, kejadian bermula ketika korban tengah melakukan perjalanan ke rumah keluarganya. Namun sesampainya di Jalan Pendidikan, pelaku langsung merampas HP dan menendang motor korban hingga terjatuh.

"Saat terjatuh dan melihat HPnya diambil pelaku, korban bangun dan berusaha mengejar pelaku sampai di Jalan Samratulangi. Sampai disana korban bersama pelaku jatuh bersamaan. Karena takut, pelaku lari hanya membawa HP korban dan sepeda motornya ditinggal," terangnya.

Terkait dengan kasus ini, kata Kasat Reskrim masih dalam lidik. Sementara sepeda motor yang sudah diamankan akan diselidiki kepemilikannya.

"Kita belum ketahui motor yang dipakai pelaku ini apakah motor miliknya atau sewaan," kata Hermanto. (Ignas)

Sadis!! Markus Dianiaya dan Dicabut Jari Kukunya oleh 4 OTK

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto

MIMIKA, BM

Markus Ananias dicabut jari kuku tengahnya dan dianiaya oleh empat pelaku yang kemudian melarikan diri usai melakukan aksi sadis tersebut.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto saat ditemui Senin (21/6) mengatakan kejadian terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kamis (17/6) namun baru dilaporkan pada Sabtu (19/6).

"Pelaku dalam lidik tapi kita sudah kantongi identitas mereka," katanya.

Kepada BM, Hermanto menerangkan bahwa kejadian bermula ketiia korban melintasi Jalan Ahmad Yani.

Tiba-tiba keempat pelaku menghampiri korban dan langsung memukul korban di kepala dan pundak sebelah kiri yang langsung membuatnya terjatuh dari motor.

"Korban saat itu pakai motornya. Merasa tidak puas pukul korban, mereka menginjak tangan korban pakai ban motor dan mencabut jari kuku telunjuk korban," terangnya.

Menurut Kasat Reskrim, korban hingga saat ini tidak mengetahui pasti apa penyebabnya sehingga ia dikeroyok.

"Korban kenal para pelaku sesudah dia dipukul. Kami lagi dalami kasus ini," ungkap Hermanto. (Ignas)

Top