Ternyata Pengadilan Agama Mencatat Banyak Warga Mimika Cerai di Tahun Ini

Ketua Pengadilan Agama Mimika, Supian Daelani

MIMIKA, BM

Pengadilan Agama (PA) Mimika mencatat sepanjang 2021 sebanyak 196 perkara telah mereka tangani dan dari jumlah ini, sebagian besar merupakan perkara perceraian.

Ketua Pengadilan Agama Mimika, Supian Daelani menyampaikan hal ini saat ditemui seusai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Mahdys Syam,S.H sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama di Kantor Pengadilan Agama, Rabu (1/9).

"Dari Januari sampai bulan Agustus 2021 saja ada 196 perkara atau kasus. Kalau tahun 2020 kemarin totalnya hanya 179 perkara," ungkapnya.

Walau banyak masalah namun segalanya dapat diselesaikan secara baik. Kepercayaan masyarakat kepada PA pun dinilai cukup tinggi.

"Mungkin dulu penyelesaian perkara itu 2 sampai 3 bulan tapi sekarang 1 bulan sudah selesai. Kami juga dituntut 1 bulan harus sudah selesai. Sekarang saja dari 196 tinggal menyisahkan 17 perkara yang sedang dalam proses penyelesaian," ungkapnya.

Selama menangani proses penyelesaian perkara khususnya perceraian, katanya ada pasangan yang sempat rujuk kembali namun sayangnya hal itu tidak berlangsung lama sehingga dilanjutkan pada putusan.

Dalam kasus perceraian yang terjadi, sebagian besar disebabkan karena kekerasan fisik dalam rumah tangga. Jumlahnya lebih tinggi jika dibandingkan dengan faktor ekonomi.

"Kalau dibilang faktor ekonomi saya rasa itu tidak terlalu karena yang paling banyak itu kekerasan fisik, bahkan hampir sekitar 60-an persen. Kemudian penyebab berikutnya itu perselingkuhan yang kurang lebih 30-an persen, ini terjadi bukan di perempuan saja tapi laki-laki juga sama," ungkapnya. (Ignas)

Top