Wabup John Jelaskan Bagaimana Cara Menangani Banjir Di Iwaka



Wabup John saat mengunjungi Kampung Iwaka pada Kamis (18/8/2022) untuk melihat kondisi masyarakat di kampung tersebut

MIMIKA, BM

Banjir di Kampung Iwaka yang menyebabkan rumah warga selalu terendam dan mereka selalu mengungsi menyelamatkan diri ke jalan raya sudah terjadi sejak 2015 lalu.

Namun hingga saat ini belum ada keseriusan berarti yang dilakukan pemerintah daerah untuk mencari solusinya.

Terkait persoalan ini, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengungkapkan bahwa banyak hal yang harus dilakukan secara total untuk mengatasinya.

"Harus dibuat master plan dan studi secara keseluruhan karena banjir bukan hanya di Iwaka saja. Kita harus datangkan konsultan yang bisa menyelesaikan masalah ini," ungkapnya.

Lanjutnya, jika kondisi ini tidak segera diseriusi maka akan berdampak luas ke jalanan utama. Efeknya, rumah warga akan rusak karena sering terendam banjir dan juga berdampak pada kesehatan warga.

"Masalah ini harus menjadi perhatian serius dinas PUPR. Saya berharap mereka serius dalam melihat persoalan ini (banjir-red)," ujarnya berharap.

"Untuk masalah ini kita juga harus lakukan pemetaan dan perbaiki secara bertahap. Makanya harus serius dan bukan parsial. Kasihan masyarakat sudah alama kondisi ini mereka alami selama bertahun-tahun," tegasnya.

Wabup menjelaskan bahwa luapan air terjadi di Kampung Iwaka diakibatkan karena terjadinya pendangkalan sungai akibat penggalian material. Luapan tersebut terjadi di sepanjang kali hingga muara.

"Akibatnya bukan hanya Iwaka tetapi Aikawapuka, Atuka dan Kampung Miyoko juga kena karena terjadi dalam satu aliran sungai sampai muara," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa solusi awal saat ini guna membendung banjir di Iwaka adalah membuat talut pada sungai kecil yang berada di dekat rumah masyarakat, walau sesungguhnya hal ini belum dapat mengatasi persoalan secara keseluruhan.

"Tapi kita harus gali kasih besar dan buat talut walau Kampung Miyoko dan lainnya tetap mengalami dampak. Tapi minimal bisa sebagai alternatif awal dulu sambil menyiapkan hal besar lainnya untuk mengatasi ini secara permanen," ungkapnya.

Sementara itu, terkait dengan penanganan darurat yang dilakukan Pemda Mimika terkait persoalan ini, melalui BPBD dan Dinas Sosial, bantuan bahan makanan telah didistribusikan pada Jumat (19/8) dan Sabtu (20/8/2022).

"Jumat kemarin kami sudah drop bantuan bama ke Iwaka berupa beras, mie, ikan kaleng dan lainnya sementara Dinas Sosial pada Sabtu kemarin. Kita sama-sama bantu bama," ujar Kepala BPBD Mimika, Yosias Lossu usai dikonfirmasi BM pagi ini, Senin (22/8/8).

Ia mengatakan bahwa kondisi saat ini di Iwaka air sudah surut hanya saja keadaan bisa saja kembali terjadi jika hujan dalam intensitas tinggi terus terjadi.

"Kalau kondisi saat ini sudah mulai normal. Kita berharap hujan secara terus menerus tidak lagi terjadi. Kalau banjir ini penangananya PUPR, kami membantu dalam bentuk bantuan bama," ujarnya. (Ade)

 

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top