Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PTFI Ajak Masyarakat Hidup Harmonis dengan Alam

Pembukaan acara ditandai dengan menabuh perkusi dari bahan bekas oleh Direktur Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma dan VP Enviromental PTFI, Gesang Setiadi serta Asisten I Setda Mimika, Paulus Dumais

MIMIKA, BM

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Divisi Lingkungan menggelar berbagai kegiatan yang bertemakan Only One Earth, dengan sub tema Living Sustainably in Harmony with Nature.

Event yang dilaksanakan selama beberapa hari ini meliputi beragam agenda kegiatan seperti bersih sungai di Kota Timika, Webinar tentang “Biodiversity di Area Kerja PTFI”, Talk-Show Eco-Enzyme, bersih-bersih Basecamp Cartenz, penanaman Mangrove di muara Ajkwa, dan pameran lingkungan.

Selain itu, terdapat juga sejumlah perlombaan yakni lomba mewarnai untuk siswa TKK & SD YPJ KK dan Tembagapura, lomba TikTok untuk umum, lomba video daur ulang plastik bagi karyawan dan keluarga, dan lomba peragaan busana untuk kategori umum.

VP Enviromental PTFI, Gesang Setiadi dalam sambutannya di Memorial Park Kuala Kencana, mengajak masyarakat agar senantiasa menularkan semangat positif untuk tetap peduli dan melestarikan alam.

Menurutnya, dalam kurun waktu 50 tahun memperingati hari Lingkungan Hidup, sudah seharusnya manusia dan alam sekitar harus semakin harmonis.

"Kuala Kencana merupakan salah satu contoh bahwa kita bisa hidup harmonis dengan alam. Kota ini ditata sedemikian rupa dengan sistem modern. Listriknya ditanam di bawah tanah. Di lingkungan kita ditutupi oleh hutan yang masih masih bagus, masih asri, seperti kondisi mula-mula. Jadi, ini adalah satu contoh yang sangat bagus di mana kita bisa hidup bersama dengan alam tanpa saling mengganggu," ujarnya.

"Begitu juga dengan Tembaga Pura. Di sana kita hidup bersama dengan alam. Kita tidak rusak alam, kita jaga alam. Ada kebun-kebun di situ, kita coba tanam kembali. Di Kuala Kencana juga sama, ada kebun liar kita tanami kembali. Bahkan orang yang sebelumnya terlibat dalam pembukaan kebun liar, kita libatkan untuk sama-sama melakukan rehabilitasi," imbuhnya.

Hal seperti itu, kata dia, adalah contoh positif yang bisa dilakukan komunitas PT Freeport Indonesia untuk dapat berfungsi memberikan kontribusi terhadap alam dan juga terhadap masa depan anak cucu.

"Dengan peringatan ini, kita ingin mengingatkan kembali komunitas yang ada di PT Freeport Indonesia supaya kita bisa menemukan kembali bahwa kita adalah satu bagian dari  alam. Kita harus memberikan kontribusi yang positif bagi alam melalui tindakan-tindakan nyata yang bisa kita lakukan," pungkasnya.

Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma memaknai kegiatan ini sebagai suatu kebangkitan yang mana sebelumnya dunia dilanda pandemik.

"Hari ini kita di sini, untuk menunjukkan bahwa kita kuat, bahwa kita sementara recover. Kita juga mengirim pesan yang tegas terkait dengan spirit optimisme untuk membuat masa depan yang lebih baik," katanya.

Menurutnya sebagai perusahaan tambang PTFI tidak terlepas dari isu lingkungan. Selama ini, PTFI terus menunjukan komitmen untuk mendukung pelesyarian lingkungan hisup.

"Kita punya isu-isu global terkait dengan lingkungan hidup. Dan suka tidak suka, sebagai perusahaan yang melakukan penambangan di Papua kita juga dihadapkan pada isu-isu terkait lingkungan hidup, pengelolaan lingkungan hidup, dan juga pelestarian lingkungan hidup," tegasnya.

Isu tersebut menuntut PTFI untuk selalu memastikan operasinya memenuhi semua standar-standar yang diminta oleh dunia Internasional.

"Salah satu yang paling banyak itu adalah lingkungan hidup dan itu menjadi komitmen kita. Kita bicara terkait lingkungan hidup, Freeport sudah memastikan bahwa beberapa isu global terkait dengan pemanasan global itu juga kita memberikan kontribusi," terangnya.

Ia menyebutkan bahwa  di tahun 2023, PTFI berkomitmen untuk mengurangi emisi dan melihat semua potensi untuk dikonversikan sebagai sumber-sumber energi terbarukan.

"Sekali lagi saya ingin menegaskan komitmen kita yang serius itu terkait dengan lingkungan hidup. Mudah-mudahan semua divisi, semua departemen yang mengambil bagian pada hari ini ikut bersama-sama berkontribusi dan juga sekaligus mengirim pesan bahwa kita serius untuk lingkungan hidup. Kita mau jaga sama-sama," pungkasnya.

Untuk diketahui, acara ini bakal berlangsung selama tiga hari. Dimulai dari hari ini (10/6/2022) hingga Minggu (12/6/2022). Acara ini juga turut mengundang beberapa artis lokal papan atas, diantaranya Mace Purba dan Mitha Talahatu serta beberapa band ternama. (Ade)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top