Bupati Mimika Resmi Buka MTQ XIII Tingkat Kabupaten Mimika, 268 Peserta Siap Berkompetisi

Bupati JR membuka MTQ XIII Tingkat Kabupaten Mimika ditandai dengan memukul tifa

MIMIKA, BM

Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XIII tingkat Kabupaten Mimika resmi dibuka oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, di Masjid Baiturrahman, Distrik Wania, Jumat (12/6/2026) kemarin malam.

Ajang ini diikuti 268 kafilah yang berasal dari 5 distrik yakni Distrik Wania sebanyak 86 peserta, Mimika Baru 79, Kuala Kencana 58, Mimika Timur 37 dan Distrik Iwaka 23 peserta.

Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari qari dan qariah terbaik, melainkan wahana besar dalam membina keimanan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an.

"Melalui MTQ, kita tidak hanya dituntut untuk mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga diharapkan dapat mendalami, menghayati nilai-nilainya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,"kata Bupati Johannes.

Di tengah tantangan perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial, Bupati menilai keberadaan MTQ sangat penting sebagai benteng moral pembentuk generasi berakhlak mulia.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum MTQ yang mengusung tema "Cahaya Al-Qur'an Memperkuat Satu Jiwa, Menyejukkan Harmoni Menuju Mimika Emas" ini sebagai perekat persaudaraan di tengah heterogenitas Mimika.

"Mimika adalah daerah yang sangat beragam, berbagai bahasa, budaya, dan agama ada di sini. Keberagaman itu adalah peluang dan kekuatan kita untuk membangun daerah ini. Mari kita hidup dengan harmoni, damai, menjaga keamanan, dan saling menghormati," katanya.

Kepada dewan hakim, Bupati berpesan agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab dan kepada para peserta agar dapat menjunjung tinggi sportivitas dan membawa nama baik kafilah masing-masing.

"Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tapi inti daripada implementasi dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari, itu yang paling penting," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia MTQ XIII, Ustadz Firdaus Amir menyebutkan, gelaran tahun ini terasa sangat spesial karena membawa semangat baru dalam sistem pelaksanaannya.

"Kami menyampaikan kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati, bahwa MTQ XIII ini menjadi MTQ yang spesial dengan spirit baru. Di mana pelaksanaan seleksi kini melalui aplikasi e-MTQ," jelasnya.

Ia menambahkan momentum ini sekaligus menjadi kilas balik yang monumental, mengingat pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten ini kembali digelar setelah penantian panjang sekitar 24 tahun yang lalu.

Untuk menyukseskan jalannya perlombaan, panitia telah menetapkan 5 lokasi yang disesuaikan dengan masing-masing cabang lomba.

Masjid Baiturrahman SP4 dipilih sebagai lokasi lomba Tilawah dan Tartil, sementara Aula TPQ Baiturrahman digunakan untuk lomba Khat dan Kaligrafi.

Selanjutnya, lomba Hifzil Quran dipusatkan di Masjid At-Taubah SP1, lomba Syahril Quran di Aula DDI SP1, dan lomba Fahmil Quran bertempat di Masjid Al-Muhajirin SP1.

Para peraih Juara 1 di tingkat Kabupaten ini nantinya berhak mewakili Kabupaten Mimika ke ajang MTQ tingkat Provinsi Papua Tengah. (Shanty Sang)

Top