September, Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Cold Storage 200 Ton di...

Kadis Perikanan dan Kelautan MIMIKA, BM Sesuai arahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KK...

Jenni : 32 Guru ASN Bukan Sarjana Pendidikan Akan Ditarik

Jenni O Usmani MIMIKA, BM Sebanyak 32 guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak memiliki ijazah...

Dinkes Mimika Ajak Lintas Sektor Eliminasi Malaria Menuju PON XX

Jalannya rapat koordinasi lintas sektor MIMIKA, BM Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mengg...

6 Bukti Nyata Keberhasilan TMMD di Kampung Mandiri Jaya

5D9E3BFE-53D6-4C7F-B4F7-AB08E2A0A600
Kampung Mandiri Jaya

MIMIKA, BM

Memilih Kampung Mandiri Jaya Adalah Keberhasilan Terbesar Kodim 1710 Mimika

Pemilihan Kampung Mandiri Jaya, Distrik Wania Kabupaten Mimika sebagai kampung TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke-105 TA 2019, merupakan keberhasilan mendasar Kodim 1710 Mimika dalam melakukan pemetaan wilayah berdasarkan basis ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

Kodim 1710 Mimika mampu melihat kekurangan dan ketimpangan kampung ini sebagai ukuran bahwa Mandiri Jaya merupakan kampung yang layak diberikan perhatian lebih dari segi pembangunan infrastruktur dan ekonomi serta beberapa alasan mendasar lainnya.

Di Kabupaten Mimika ada 18 distrik, 19 kelurahan dan 133 kampung. Dari jumlah ini hanya 6 distrik yang berada di seputaran kota. Sementara 12 distrik lainnya berada di wilayah pegunungan dan pesisir.

Walau berada di Distrik Wania yang letaknya di pinggiran kota, namun Kampung Mandiri Jaya termasuk kampung yang terisolir karena letaknya agak jauh dari perkotaan dan jarang dikunjungi oleh masyarakat lain.

Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan mengatakan faktor terisolir, kebutuhan dasar masyarakat, penduduknya mayoritas Orang Papua Asli (OAP) dan merupakan kampung paling anti minuman keras di Mimika, adalah alasan utama mengapa kampung ini dipilih sebagai Kampung TMMD 2019 di Kabupaten Mimika.

“Babinsa Serka Ahmad Mukib yang bertugas di kampung ini menyampaikan kepada kami tentang keadaan sebenarnya kampung ini. Ia juga menyampaikan aspirasi dan apa kebutuhan mendasar warga disana. Setelah kami lakukan pemantauan kita memilih Kampung Mandiri Jaya untuk TMMD 2019,” ujarnya.

Dandim Nainggolan menjelaskan, masyarakat di kampung ini dulunya tinggal di Distrik Kwamki Narama, salah satu distrik yang juga berada di seputaran Kota Timika.

Namun karena saat itu sering terjadi peperangan, maka sekitar tahun 2006 mereka memilih pindah dan menjadikan lokasi ini sebagai kampung baru.

Walau kehidupan masyarakat di Mandiri Jaya sangatlah sederhana, namun kelebihan lain yang dimiliki kampung ini adalah lingkunganya. Selain merupakan kampung hijau dan asri karena dikelilingi berbagai jenis pepohonan, kampung ini juga bersih dan tertata rapih.

Natalis Weya, Kepala Kampung Mandiri Jaya mengatakan warganya saat ini berjumlah 944 jiwa dengan 33 kepala keluarga (KK). 95 persen warganya bekerja sebagai petani.

“Kami semua hidup pas-pasan dan apa adanya dari hasil kebun. Kekurangan di kampung ini banyak sekali. Yang bagus disini hanya balai kampung dan sekolah. Banyak yang tidak punya wc disini, hanya satu dua saja yang punya,” ungkapnya.

72EC4940-0353-4F1A-8482-46320551D105
MCK kini telah digunakan dan dinikmati oleh warga

Tidak Punya WC, Warga Sering ‘Beol’ Di Hutan

Pelaksanaan TMMD 2019 di Kampung Mandiri Jaya dimulai Rabu (10/7) hingga Kamis (8/8) telah berakhir sepekan yang lalu. 

Pembukaan kegiatan ini oleh Wakil Bupati Mimika Yohanes Bassang dan penutupannya oleh Komandan Komando Resort Militer (Korem) 174/Anim Ti Waninggap (ATW) Kodam XVII/Cenderawasih, Papua, Brigjen TNI R. Agus Abdurrauf, S.Ip, M.Tr (Han).

Pembukaan dan penutupan TMMD ditandai dengan prosesi adat bakar batu sebagai bentuk ucapan syukur yang juga diwarnai dengan hujan deras. Artinya sebelum dimulainya kegiatan, hujan mewarnai pelaksanaan kegiatan ini.

Bagi masyarakat setempat, hujan disaat seperti itu merupakan hujan berkat. Ini menandakan bahwa Tuhan dan alam negeri ini menerima dan menyertai pelaksanaan TMMD di Kampung Mandiri Jaya. Buktinya, semua proses pekerjaan berjalan mulus sesuai batas akhir, padahal Mimika saat ini sedang mengalami musim penghujan.

Kodim 1710 Mimika sukses menjalankan misinya di kampung ini dengan melakukan penimbunan jalan kampung sepanjang 1.015 meter, pembangunan 3 unit MCK, 3 unit sumur bor dan 3 unit bak penampungan air serta pembangunan 2 jembatan penghubung. Semua pekerjaan ini telah rampung 100 persen.

Tidak hanya itu, penyelenggaran tujuh kegiatan non fisik juga berlangsung dengan baik dan sangat berguna bagi masyarakat. Diantaranya melakukan penyuluhan pertanian dan perkebunan, peternakan, KB kesehatan, HIV Aids, narkoba dan miras, penyuluhan wawasan kebangsaan serta pemutaran film pendidikan dan kebudayaan.

Diantara semua giat ini, satu hal yang sangat mendasari kebutuhan warga adalah MCK. Mengapa, karena sebagian besar warga di kampung ini tidak memiliki MCK. Mereka selalu menggunakan alam sekitar sebagai tempat pembuangan akhir.

Hal ini bukan hanya diakui Kepala Kampung Natalis Weya namun juga oleh Tandius Wae, salah satu warga Kampung Mandiri Jaya yang memberikan pekarangannya sebagai lokasi pembangunan MCK.

Saat ditemui, kala itu ia bersama dua rekannya turut membantu beberapa anggota TNI yang sedang melakukan Pra-TMMD pembangunan MCK. 

Ia membenarkan bahwa, pembangunan MCK di Kampung Mandiri Jaya sangat membantu masyarakat karena memang  banyak diantara mereka tidak memiliki MCK.

“Ado terimakasih sekali buat bapak-bapak tentara. Banyak disini yang belum punya wc, termasuk sa (saya-red) juga tidak punya. Biasa kalau kita mau buang air itu dibelakang rumah atau di tempat yang sepih. Satu-satu rumah saja yang punya. Kita akan jaga ini baik-baik,” ujarnya.

Karena hal ini, Tandius Wae bahkan memberikan lahan di depan rumahnya yang terletak di Jalur 6 Jalan Mati secara cuma-cuma untuk pembangunan MCK ini. Ia menyadari bahwa bukan saja dirinya, namun tetangga-tetangganya juga sangat mengharapkan adanya MCK.

“Awalnya di belakang tapi kita kasih pindah ke muka (depan-red) sini. Anak-anak mereka juga biasa main dan kumpul di depan sini. Jadi dorang dan kita orang besar kalau sakit perut atau mau mandi nanti disini saja,” katanya dengan senyum.

Pembangunan 3 unit MCK dengan ukuran 5x7 meter beserta sumur bor dan 3 unit penampungan air oleh Kodim 1710 Mimika, lokasinya juga sangat strategis karena dibangun secara terpisah di area pemukiman warga.

Pembangunan telah selesai dikerjakan dan warga Kampung Mandiri Jaya saat ini telah menggunakannya. Mereka tentunya bersyukur karena apa yang menjadi kebutuhan, walau digunakan secara bersama (umum-red) namun sangat membantu kekurangan yang mereka rasakan, termasuk penimbunan jalan dan pembangunan dua jembatan penghubung.

Mereka tidak lagi melalui jalur ini dengan kondisi yang dipenuhi lumpur dan harus waspada ketika musim hujan. Mereka merasa lebih leluasa untuk berjalan ke kebun dan kembali ke rumah tanpa ada rasa takut tergelincir atau terjatuh, bahkan tidak bisa melewati jembatan ketika banjir melanda. Anak-anak sekolah pun tidak perlu khawatir ke sekolah karena jalan dan jembatan sudah diperbaiki oleh personel Kodim 1710 Mimika yang biasa mereka sebut dengan panggilan om-om tentara.

ADFCDAE9-D1F3-48FD-A2E9-590B7BEE93AE
Pekerjaan jembatan dan penimbunan jalan telah dimanfaatkan warga

Kodim 1710 Mimika Penuhi 8 Wajib TNI dengan Masyarakat Kampung Mandiri Jaya

Salah satu bukti nyata keberhasilan kemanunggalan TNI bukan hanya terletak pada kesuksesan mereka menjalankan program pembangunannya. Namun lebih pada bagaimana mereka membangun sisi humanisme agar lebih dekat dengan masyarakat dimana tempat mereka berada.

Seorang anggota TNI hadir di tengah-tengah masyarakat tidak hanya menampilkan dirinya sebagai alat pertahanan negara namun juga harus menunjukan dimensi kemasyarakan yang harmonis dan peduli terhadap keberadaan masyarakat disekelilingnya.

Saat pelaksanaan TMMD di Kampung Mandiri Jaya, anggota TNI Kodim 1710 Mimika sangat berbaur dengan masyarakat. Mereka mampu menghadirkan rasa nyaman, bersahabat, peduli, low profile, merangkul hingga bercanda dengan masyarakat secara tulus dan apa adannya.

Mereka menyadari betul bahwa sikap itulah yang harus ditunjukan kepada warga, apalagi 100 persen masyarakat Kampung Mandiri Jaya merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Di sela-sela kesibukan mereka dalam membangun kampung, para anggota TNI mampu menempatkan dirinya berbaur dengan masyarakat. TNI Kodim 1710 Mimika ingin menyatakan bahwa tentara bukanlah pribadi atau kelompok yang menakutkan bagi masyarakat.

Anggota Satgas TMMD ke-105 Reguler Kodim 1710 Mimika menunjukan kepada warga bahwa tentara adalah sahabat, saudara, teman berbagi dan bercanda bersama tanpa harus ada sekat pemisah yang membedakan, apalagi menakutkan.

Mungkin terlihat sederhana dan biasa-biasa saja, namun beberapa pendekatan yang dilakukan Satgas TMMD di Kampung Mandiri Jaya memili multy effect yang sangat berkesan.

Beberapa pendekatan yang dilakukan adalah Tim Satgas TMMD intens melakukan komunikasi sosial (komsos) dengan warga dalam berbagai kesempatan. Bahkan hal ini mereka lakukan tidak hanya terhadap orangtua namun juga kepada anak-anak.

Mereka bahkan sesekali ikut larut dalam suasana keceriaan dan tertawa terbahak-bahak ketika banyolan-banyolan lucu (Mop-red) diceritakan oleh masyarakat.

Aktifitas lainnya yakni melakukan olahraga (volly-red) bersama di sore hari ketika hari cerah dan aktifitas pekerjaan TMMD tidaklah padat. Satgas TMMD juga rutin mengunjungi rumah warga sambil sesekali ikut makan bersama mereka.

Selama sebulan pelaksanaan TMMD, warga Kampung Mandiri Jaya juga memperoleh layanan kesehatan gratis karena balai kampung mereka dijadikan sebagai tempat pengobatan.

Keberadaan ini membuat masyarakat setempat tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk berobat dengan mendatangi puskesmas yang jaraknya jauh dan menggunakan fasilitas ojek.

Satgas TMMD juga terlibat dalam membantu membuka kebun dan bercocok tanam dengan warga. Selain itu, setiap hari minggu, satgas yang beragama kristen ikut berbaur dan berdoa bersama warga di gereja kampung ini.

Perhatian kasih sayang juga mereka tunjukan kepada anak-anak kampung ini. Bermain dan bercanda bersama menjadi aktifitas yang tidak terpisahkan.

Bahkan Satgas TMMD juga mengajarkan bagaimana caranya berpakaian rapi dan sopan walau sederhana kepada anak-anak. Di SD Negeri Mandiri Jaya, mereka juga memberikan pelajaran kepemimpinan dan motivasi hidup kepada anak-anak.

Di momen yang berbeda Pasiter Kodim 1710/Mimika Kapten Inf. Akhmad Zaini dan Capten CPL Markus Helaha serta Babinsa Kampung Mandiri Jaya, Serka A. Mukib mengatakan bahwa seorang TNI harus merakyat dalam hal apapun.

Ketiganya mengakui bahwa TMMD bukan hanya tentang bagaimana melaksanakan programnya namun juga bagaimana menciptakan kerjasama dan menumbuhkankembangkan hubungan emosional yang solid antara TNI dan masyarakat.

“Sebagai anggota TNI, kami harus bisa membangun komunikasi yang kuat dan erat dengan masyarakat dimanapun kita berada. Selain TNI adalah bagian dari masyarakat, mendekakan diri dengan warga adalah salah satu bentuk tugas dan tanggungjawab kami,” ungkap Pasiter.

Saking dekatnya, banyak warga di kampung ini mengenal dan mengetahui nama-nama Satgas TMMD yang bertugas di di kampung mereka. Hasil akhir dari semua ini, warga kampung Mandiri Jaya sedari awal hingga akhir kegiatan TMMD, ikut terlibat dan bekerjasama dengan TNI dalam membangun kampung mereka.

Semua ini menjadi bukti bahwa 8 wajib TNI yakni bersikap ramah tamah terhadap rakyat, bersikap sopan santun, menjunjung tinggi kehormatan wanita, menjaga kehormatan diri dimuka umum, senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya, tidak sekali-kali merugikan rakyat, tidak menakuti dan menyakiti hati rakyat serta menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha mengatasi kesulitan rakyat, dijalankan sepenuhnya oleh Satgas TMMD Kodim 1710 Mimika.

28934F28-501C-4813-96A2-301B56914686Penendatanganan Berita Acara Penyerahan hasil YMMD ke Pemda Mimika

APBD 1,3 Miliar, Bukti Nyata Komunikasi TNI dan Pemda Mimika Harmonis

Anggaran pelaksanaan TMMD di Kampung Mandiri Jaya totalnya mencapai Rp. 1.589.000.000 yang diperoleh dari dana dukungan operasional TMMD ke-105 oleh Mabes TNI sebesar Rp. 389.000.000 dan bantuan APBD Pemerintah Daerah Mimika sebesar Rp. 1.200.000.000.

Harus diakui bahwa pelaksanaan TMMD di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia, tidak semuanya mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah. Kalaupun ada, hanya beberapa daerah saja yang jumlahnya mungkin ytidak sebesar yang diberikan oleh Pemda Mimika.

Ini menunjukan sebuah komunikasi persuasif yang saling menguntungkan dan menjadi ukuran bahwa dua lembaga ini memiliki relasi yang harmonis dalam kedekatan dan kerjasama untuk membangun negeri.

Artinya, pemerintah daerah sangat memberikan kepercayaan kepada Kodim 1710 Mimika dibawah kepemimpinan Dandim 1710 Letkol Inf Pio L Nainggolan dan jajaranya untuk membantu percepatan pembangunan di Mimika.

Wakil Bupati Mimika, Yohanes Bassang pada pembukaan bahkan mengatakan bahwa TMMD merupakan bukti nyata bahwa pemerintah daerah dan TNI merupakan dua lembaga yang harus saling bersinegi dalam membangun daerah.

Keberhasilan lain yang dibangun oleh Kodim 1710 Mimika adalah bagaimana mereka mampu menghadirkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda Mimika untuk terlibat memberikan bantuan dan sumbangsih secara nyata kepada masyarakat melalui program ini.

Dinas Lingkungan Hidup Pemda Mimika memberikan bantuan pupuk organik dan anorganik sebanyak 20 karung ditambah 500 bibit pohon matoa dan 500 bibit pohon linggua. Sedangkan Dinas Pertanian memberikan bantuan berupa bibit tanaman pertanian dan alat-alat pertanian seperti sekop, parang, alat semprot serta obat-obatan tanaman.

Dua OPD ini juga secara bergantian memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup memberikan penyuluhan tentang kebersihan lingkungan dan dampak penebangan hutan. Dinas Pertanian melakukan penyuluhan budibaya sayuran dan tata cara cara memelihara tanaman agar terhindar dari hama.

Begitupun juga dengan Dinas Peternakan. Mereka juga memberikan penyuluhan tentang cara beternak babi yang benar kepada warga.

Tidak hanya itu, Persit KCK Cab XXXV turut terlibat dalam kegiatan ini dengan memberikan pelatihan membuat kue pisang nuget kepada mama-mama Kampung Mandiri Jaya dan menggelar pelatihan kesehatan tentang bagaimana cara menggosok gigi yang benar kepada anak-anak SDN Mandiri Jaya.

90DC8AF2-16AC-4385-A4B7-1D2DA0974E46
Sebuah momen TMMD  dari kampung Mandiri Jaya

Terimakasih Om-Om Tentara, Jangan Tinggalkan Kami Ketika Semua Ini Berakhir

Suksesnya pelaksanaan TMMD Kodim 1710 Mimika di Kampung Mandiri Jaya mendapatkan apresiasi dan ucapan terimakasih dari masyarakat, kepala kampung, toko masyarakat, kepala distrik hingga pemerintah daerah.

“Terimakasih buat TNI karena sudah pilih kampung kami dan membantu apa yang jadi kekurangan kami. Kami akan jaga dan rawat semua ini dengan baik. Kita harap tidak hanya TMMD tetapi kalau ada bantuan dari TNI atau pemerintah daerah, kami sangat harapkan karena kampung kami memang sangat kekurangan,” ujar Kepala Kampung Natalis Weya.

Tokoh masyarakat Kampung Mandiri Jaya yang juga anggota DPRD Mimika, Elias Mirip berharap agar TMMD ditingkatkan karena program ini terbukti membangun dan turut menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

“Mewakili masyarakat Mandiri Jaya kami sampaikan terimakasih kepada TNI. Kami bersyukur karena bukan hanya programnya yang menyentuh masyrakat tetapi kehadiran TMMD juga semakin meningkatkan hubungan emosional antara masyarakat dengan TNI. Ini benar-benar kami rasakan di Mandiri Jaya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Distrik/kecamatan Wania, Simon Karet. Ia juga memberikan apresiasi karena TNI telah memilih Kampung Mandiri Jaya sebagai tempat pelaksanaan TMMD 2019.

“Yang pasti kampung-kampung lain juga sangat membutuhkan hal seperti ini. Kami bersyukur karena TNI memilih Kampung Mandiri Jaya. Masyarakat dan pemerintah bangga dengan pencapaian TMMD ini. Harapan kami agar pelayanan seperti ini tidak terhenti dan berakhir dengan berakhirnya TMMD 2019,” harapnya.

Sementara itu Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, I Nyoman Putu Arka mengatakan bahwa selain membagun kampung, hal utama dari program TMMD adalah meningkatkan kebersamaan. Baik kebersamaan secara internal di tubuh TNI maupun kebersamaan dengan pemerintah dan masyarakat.

“Dengan adanya TMMD di daerah pelosok dan terpencil, maka ini menunjukan bahwa negara hadir melalui TNI dan pemerintah daerah sebagai perwalian dari pemerintah. Negara hadir untuk memberikan perhatian kepada masyarakatnya,” ujarnya.

TMMD juga merupakan solusi mempersempit ketimpangan antara kota dan desa terutama desa yang dikategorikan sebagai tertinggal dan terpinggirkan.

“Ini merupakan sebuah langka positif dalam percepatan pembangunan terhadap desa atau kampung yang terisolir dan jauh dari perkotaan agar dapat diselaraskan dengan kampung-kampung yang sudah maju. Mewakili pemerintah daerah, saya sampaikan terimakasih atas kesuksesan program TMMD di Mandiri Jaya. Sukses selalu untuk TNI,” ujarnya.

0C83EA25-A1A2-4635-8845-3D057BF0CC9F
Anak-anak masa depan Kampung Mandiri Jaya

Karena TMMD, Anak-anak Kampung Ini Ada Yang Ingin Jadi Tentara

Sesuatu yang berkesan, akan selalu meninggalkan kenangan baik dan indah walau waktu terus berjalan. Warga Kampung Mandiri Jaya akan terus mengenang apa yang sudah TNI lakukan di kampung mereka. Cerita inipun akan menjadi kisah turun temurun di kampung ini.

Kedekatan dan keseharian selama sebulan penuh dengan anggota TNI tentu meninggalkan berbagai cerita menarik dibalik kebersamaan itu. Sulit bagi mereka tentunya untuk melupakan kenangan ini. Namun satu yang pasti, masyarakat Kampung Mandiri Jaya saat ini sedang menikmati buah karya yang ditinggalkan personel Kodim 1710 Mimika.

Pada penutupan TMMD 2019 di Kampung Mandiri Jaya, 8 Agustus lalu, amanat Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih yang dibacakan oleh Danrem 174/Anim Ti Waninggap (ATW), Brigjen TNI Agus Abdul Rauf juga memberikan apresiasi kepada Pemda Mimika karena ikut mendukung terselenggaranya peogram TMMD di Mimika.

Ia mengatakan program TMMD merupakan program lintas sektor TNI dengan kementerian dan lembaga non kementerian serta pemerintah daerah bersama-sama unsur terkait lainnya.

“Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak terutama pemerintah daerah yang telah memberikan suport ata penyelenggaran TMMD 2019. Ini merupakan bukti bersama perhatian kita untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa ada tiga esensi keberhasilan pencapaian TMMD yakni sukses pelaksanaan TMMD, sukses memperkokoh kemanunggalan TNI-rakyat dan sukses meningkatkangotong royong sebagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tiga hal ini sejalan dengan tema TMMD tahun 2019 yakni Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Saya harap semua masyarakat dapat menggunakan dan memelihara capaian TMMD dengan baik agar bertahan lama dan dinikmati oleh semua masyarakat,” harapnya.

Sebelum menutupi rangkaian kegiatan TMMD 2019 dengan melakukan penandatanganan prasasti, ia menyempatkan diri mendatangi dan menyalami anak-anak SDN Mandiri Jaya turut terlibat dalam acara penutupan.

Disampingi Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan dan Asisten III Pemda Mimika I Nyoman Putu Arka, Brigjen TNI Agus Abdul Rauf pun menanyakan kepada 30-an anak sekolah dasar ini, siapa yang mau menjadi tentara ketika sudah besar nanti.

Secara serempak sekitar 11 anak mengangkat tangan mereka sambil berteriak mengatakan bahwa mereka ingin menjadi tentara.

“Wahh hebat. Kalau begitu sekolah yang baik dan rajin belajar ya. Jaga kesehatan baik-baik dan jangan nakal,” pesannya kepada mereka.

Gelinus Mirip, Salah satu anak kelas IV kepada BeritaMimika mengatakan ia ingin menjadi tentara karena mereka kuat dan terlihat gagah dengan pakaian loreng.

“Sa (saya-red) suka mau jadi tentara karena tentara kuat dan berani. Itu saja. Sa juga kenal om tentara nama Tulus dan Erwin. Sa mau jadi tentara seperti dorang (mereka-red),” ujarnya dengan senyum dan percaya diri. (Nal)

Berita Seputar Mimika

Syamsudin Terpilih Jadi Ketua KKSS Periode 2019-2024

Budaya
- Senin, 19 Agustus 2019
Syamsudin Terpilih Jadi Ketua KKSS Periode 2019-2024

 Ketua KKSS Syamsudin B (tangan panjang putih garis-garis) MIMIKA, BM Syamsudin Baena Bandora terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Mimika Periode 2019-2024...

PARADE FOTO : Gerak Jalan dan Karnaval di Mimika Dalam Rangka HUT RI Ke-74

Nasional
- Senin, 19 Agustus 2019
PARADE FOTO : Gerak Jalan dan Karnaval di Mimika Dalam Rangka HUT RI Ke-74

MIMIKA, BM Tema Nasional HUT RI ke-74 tahun 2019 yakni "SDM Unggul Indonesia Maju" sementara sub temanya 'Melalui Perayaan HUT RI ke-74 Kabupaten Mimika Memantapkan Langkah Bersama, Bersaudara Membang...

Ditunjuk Jadi Plt Bappeda, Marthen Paiding Akan Lakukan 4 Hal Ini

Pemerintahan
- Senin, 19 Agustus 2019
Ditunjuk Jadi Plt Bappeda, Marthen Paiding Akan Lakukan 4 Hal Ini

Plt Kepala Bappeda, Marthen Paiding MIMIKA, BM Bupati Mimika Eltinus Omaleng telah mengangkat Penjabat Sekretaris Daerah Marthen Paiding sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pem...

Wabup Bassang Pamit Di Momen Malam Resepsi Kenegaraan

Pemerintahan
- Minggu, 18 Agustus 2019
Wabup Bassang Pamit Di Momen Malam Resepsi Kenegaraan

Wabup Bassang lakukan pemotongan kue HUT RI ke-74 MIMIKA, BM Tema Nasional HUT RI ke-74 yakni “SDM Unggul Indonesia Maju” sementara sub temanya 'Melalui Perayaan HUT RI ke-74 Kabupaten Mimika Memanta...

Kantor Imigrasi Mimika Kenakan Pakaian Adat Papua Pada Upacara HUT RI ke-74

Nasional
- Minggu, 18 Agustus 2019
Kantor Imigrasi Mimika Kenakan Pakaian Adat Papua Pada Upacara HUT RI ke-74

         Foto Bersama Usai Upacara MIMIKA, BM Upacara peringatan HUT RI ke-74 di halaman Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika Sabtu (17/8) kemarin dimulai pukul 08.00 WIT. Pros...

KKSS Akan Gelar Musda ke-5, Sudah Ada 3 Calon Kuat

Budaya
- Minggu, 18 Agustus 2019
KKSS Akan Gelar Musda ke-5, Sudah Ada 3 Calon Kuat

Ketua Steering Committee Musda KKSS, H Patwa MIMIKA, BM Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), pada Senin (19/8) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 di Hotel Horison pukul 09.00 Wit. Ti...

Pemda Siap Kucurkan 100 Miliar untuk Pesparawi XIII dan 200 Untuk PON XX

Pemerintahan
- Minggu, 18 Agustus 2019
Pemda Siap Kucurkan 100 Miliar untuk Pesparawi XIII dan 200 Untuk PON XX

Bupati Omaleng saat menyerahkan mobil  ambulance   MIMIKA, BM Tahun 2020 Kabupaten Mimika akan dihadapkan pada dua perhelatan besar yakni Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII dan Pe...

Wow, Anggota Paskibraka Mimika Hellen Aliljaman Lahir 04-04-2004 Jam 4 Sore

Nasional
- Minggu, 18 Agustus 2019
Wow, Anggota Paskibraka Mimika Hellen Aliljaman Lahir 04-04-2004 Jam 4 Sore

Hellen bersama kedua orangtuanya MIMIKA, BM Usai bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih Sabtu pagi (17/8) seluruh petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang berjumlah 35 orang tak k...

Selamat Ulang Tahun ke-74, Indonesiaku

Nasional
- Sabtu, 17 Agustus 2019
Selamat Ulang Tahun ke-74, Indonesiaku

Paskibra sukses kibarkan sang saka merah putih MIMIKA, BM Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 di Kabupaten Mimika Sabtu pagi (17/8) yang dilangsungkan di lapangan pusat pemerintahan SP...

Final, Pelantikan Pasangan OMTOB Dilakukan di Timika

Pemerintahan
- Jumat, 16 Agustus 2019
Final, Pelantikan Pasangan OMTOB Dilakukan di Timika

Foto bersama 37 Anggota Paskibraka dengan Bupati dan Wakil Bupati Mimika MIMIKA, BM Teka-teki sebagain besar masyarakat Mimika tentang tempat pelantikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati...

Bupati : Anggota Paskibraka Adalah Putera-Puteri Terbaik Kabupaten Mimika

Pemerintahan
- Jumat, 16 Agustus 2019
Bupati : Anggota Paskibraka Adalah Putera-Puteri Terbaik Kabupaten Mimika

Bupati Omaleng Mengukuhkan 35 Anggota Paskibraka MMIKA, BM “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa Kami Kukuhkan Saudara-Saudara Sebagai Pengibar Bendera Yang Bertugas Di Lapangan Pusat Pemerintahan...

HUT Terakhir Bersama Bupati, Wabup Bassang Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat...

Pemerintahan
- Jumat, 16 Agustus 2019
HUT Terakhir Bersama Bupati, Wabup Bassang Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat Mimika

Foto Bupati Eltinus Omaleng dan Wakil Yohanes Bassang MIMIKA, BM Perayaan HUT RI Ke-74 tahun ini merupakan perayaan terakhir Wakil Bupati Mimika Yohanes Bassang mendampingi Bupati Mimika Eltinus Omale...

Kapolres Mimika Sanjung Kasat Binmas AKP Erari

Hukum & Kriminal
- Kamis, 15 Agustus 2019
Kapolres Mimika Sanjung Kasat Binmas AKP Erari

Pramuka Kwarcab Mimika Merayakan HUT ke-58 MIMIKA, BM Kasat Binmas Polres Mimika, AKP J Frits Erari akan mengikuti Pendidikan SESPIMMA (Sekolah Pimpinan Pertama) di Lembang, Bandung, Jawa Barat selama...

Jumlah Pasangan Nikah Massal Tahun Ini Tidak Capai Target

Nasional
- Kamis, 15 Agustus 2019
Jumlah Pasangan Nikah Massal Tahun Ini Tidak Capai Target

Pakaian pasangan nikah massal didominasi batik MMIKA, BM Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan memperingati HUT kemerdekaan RI ke-74, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mim...

Delapan Negara Di Dunia Membuka Program Studi Bahasa Indonesia

Nasional
- Kamis, 15 Agustus 2019
Delapan Negara Di Dunia Membuka Program Studi Bahasa Indonesia

Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua Suharyanto S.S.,M.A MIMIKA, BM Kongres Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 merupakan sejarah dimana lahirnya Sumpah Pemuda. Kongres ini terbentuk karena bangsa ini memilik...

6 Bukti Nyata Keberhasilan TMMD di Kampung Mandiri Jaya

Nasional
- Kamis, 15 Agustus 2019
6 Bukti Nyata Keberhasilan TMMD di Kampung Mandiri Jaya

Kampung Mandiri Jaya MIMIKA, BM Memilih Kampung Mandiri Jaya Adalah Keberhasilan Terbesar Kodim 1710 Mimika Pemilihan Kampung Mandiri Jaya, Distrik Wania Kabupaten Mimika sebagai kampung TNI Manungga...

Jenni : 32 Guru ASN Bukan Sarjana Pendidikan Akan Ditarik

Pendidikan
- Rabu, 14 Agustus 2019
Jenni : 32 Guru ASN Bukan Sarjana Pendidikan Akan Ditarik

Jenni O Usmani  MIMIKA, BM Sebanyak 32 guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak memiliki ijazah keguruan akan ditarik dari seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Mimika. Para guru yang ditarik...

September, Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Cold Storage 200 Ton di Mimika

Ekonomi & Pembangunan
- Rabu, 14 Agustus 2019
September, Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Cold Storage 200 Ton di Mimika

Kadis Perikanan dan Kelautan  MIMIKA, BM Sesuai arahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI), maka pada 2017 dibangun infrastruktur pembangunan di Pomako salah sat...

157 Kendaraan Hias Warnai Karnaval Nusantara

Nasional
- Rabu, 14 Agustus 2019
157 Kendaraan Hias Warnai Karnaval Nusantara

Kendaraan hias Bagian Tata Pemerintahan pemda Mimika MIMIKA, BM Kemeriahan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke -74 di Timika masih berlanjut. Hari ini, Selasa (14/8) sebanyak 157 unit kendaraan mobil meng...

90 Peserta Ikuti Sayembara Design Motif Batik Amungme dan Kamoro

Budaya
- Selasa, 13 Agustus 2019
90 Peserta Ikuti Sayembara Design Motif Batik Amungme dan Kamoro

Pelajar terlihat atusias mengikuti kegiatan ini MIMIKA, BM 90 peserta yang berasal dari sanggar masyarakat (usia 14-30 tahun) dan sanggar pelajar (usia 14-18 tahun) mengikuti sayembara lomba design mo...

Sudah Dekat, Pemda Belum Ada Persiapan Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih

Pemerintahan
- Selasa, 13 Agustus 2019
Sudah Dekat, Pemda Belum Ada Persiapan Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih

Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding MIMIKA, BM Masa Kepemimpinan Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Yohanes Basang (Ombas) akan berakhir pada 6 September 2019. Sesuai Undang-undang Nomor...

67.000 Anak di Mimika Tidak Bisa Miliki KIA

Pemerintahan
- Selasa, 13 Agustus 2019
67.000 Anak di Mimika Tidak Bisa Miliki KIA

Wabup Bassang saat menyerahkan KIA kepada salah satu anak penerima MIMIKA, BM Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukpencapil) Pemda Mimika, ternyata sebanyak 67.000 anak di Mimika...

Polisi Cilik dan SMA Negeri 1 Juara Karnaval 2019

Nasional
- Selasa, 13 Agustus 2019
Polisi Cilik dan SMA Negeri 1 Juara Karnaval 2019

Penampilan Polisi Cilik, Juara I Kategori Paud-SD MIMIKA, BM Polisi Cilik, yang pernah menampilkan parade baris-berbaris pada HUT Bhayangkara ke-73 pada 11 Juli lalu di lapangan Timika Indah, terpilih...

Diikuti 102 Kontingen, Karnaval Tahun Ini Paling Meriah

Nasional
- Senin, 12 Agustus 2019
Diikuti 102 Kontingen, Karnaval Tahun Ini Paling Meriah

Halaman Graha Eme Neme dipenuhi peserta dan penonton karnaval MIMIKA, BM Jelang perayaan HUT Kemerdekaan ke-74, Panitia HUT RI Kabupaten Mimika menyelenggarakan sejumlah kegiatan guna menyemarakan se...

Dengan Berqurban, Allah Hadir Di Tengah Orang Yang Berkesusahan

Nasional
- Minggu, 11 Agustus 2019
Dengan Berqurban, Allah Hadir Di Tengah Orang Yang Berkesusahan

Dalam suasana gerimis dan becek air, umat muslim Mimika ikuti Shalat Idul Adha MIMIKA, BM Umat muslim di dunia merayakan Idul Adha Dzulhijjah 1440 Hijriah yang jatuh tepat di Minggu (11/8). Seluruh ma...

Pemilihan 133 Kepala Kampung Masuk Tahap Persiapan

Pemerintahan
- Minggu, 11 Agustus 2019
Pemilihan 133 Kepala Kampung Masuk Tahap Persiapan

Kepala DPMK Mimika Michael R Gomar MIMIKA, BM Pelaksanaan pemilihan 133 kepala kampung secara serentak di Kabupaten Mimika dilaksanakan tahun ini merujuk pada Peraturan Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 20...

Makna Kurban Ialah Sanggup Menunda Kenikmatan Kecil dan Sesaat

Nasional
- Minggu, 11 Agustus 2019
Makna Kurban Ialah Sanggup Menunda Kenikmatan Kecil dan Sesaat

Ustadz Umar Habib MIMIKA, BM Umat muslim saat ini tengah merayakan Hari Raya Idul Adha, Minggu (11/8) yang diawali dengan pelaksanaan Shalat Idhul Adha. Peristiwa ini bagi umat muslim berawal dari kis...

Graha Eme Neme Dinyatakan Siap Jadi Venue Judo PON 2020

Olahraga
- Sabtu, 10 Agustus 2019
Graha Eme Neme Dinyatakan Siap Jadi Venue Judo PON 2020

Foto bersama Technical Delegate Yudo, Perry Pantouw MIMIKA, BM Graha Eme Neme Yauware akhirnya dinyatakan siap menjadi tempat penyelenggaraan (venue) Cabang Olahraga Judo pada PON 2020 di Kabupaten Mi...

«
||
»

Tentang Kami

Saran & Komentar