September, Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Cold Storage 200 Ton di...

Kadis Perikanan dan Kelautan MIMIKA, BM Sesuai arahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KK...

Jenni : 32 Guru ASN Bukan Sarjana Pendidikan Akan Ditarik

Jenni O Usmani MIMIKA, BM Sebanyak 32 guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak memiliki ijazah...

Dinkes Mimika Ajak Lintas Sektor Eliminasi Malaria Menuju PON XX

Jalannya rapat koordinasi lintas sektor MIMIKA, BM Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mengg...

USKUP SAKLIL “Anak Mama Yang Telah Diramal Akan Menjadi Seorang Jaksa”

E24AA73B-AE56-4044-8276-A2C47B3AC65F
Suster Rosalina Saklil KSFL

MIMIKA, BM

Kehidupan sederhana di Kampung Timika Pantai yang jauh dari keramaian dan kemewahan meninggalkan kesan yang mendalam bagi keluarga Almarhum Krisantus Saklil dan Yosefina Rahangmetan.

Krisantus adalah seorang kepala sekolah dan Yosefina merupakan seorang ibu rumah tangga. Keduanya membesarkan 10 anak mereka di kampung ini dengan penuh disiplin, mandiri, kerja keras, peduli, mencintai orang lain dan terpenting selalu memanjatkan doa dalam kehidupan mereka.

Dalam sebuah kesempatan, Krisantus pernah berkata kepada 10 anaknya bahwa tidak ada harta apapun yang bisa kuberikan kepada kalian selain ilmu.

“Kalian harus bisa berdiri sendiri diatas kakimu. Saya tidak mewarisi kalian apa-apa hanya mewarisi ilmu. Dengan itu ke depan kalian sendiri yang mencari. Kalau cari sendiri kalian akan puas dengan apa yang kalian dapat”

Kalimat ini merupakan salah satu fondasi kuat yang mengakar dan menjadi pegangan dalam kehidupan Almarhum Bapak Uskup MGR John Philip Saklil Pr beserta 9 saudaranya dalam mengarungi kerasnya perjuangan hidup.

Mereka benar-benar mengikuti apa yang menjadi amanat kedua orangtua. Tidak heran, dalam beberapa khotbahnya, almarhum Uskup Saklil sering juga menggunakan kalimat ‘Berdiri di atas kaki sendiri’ sebagai sebuah pesan pembaharuan hidup.

Mengenang kembali memory masa kecil amarhum Uskup Saklil, Suster Rosalina Saklil KSFL, saudara kandung uskup bercerita bahwa almarhum merupakan seorang kakak yang sangat bijaksana terhadap adik-adiknya.

“Kaka paling dekat dengan kami. Setelah dia kami lima perempuan dan satu laki-laki. Karena dibawah dia semua perempuan maka dia sungguh menjadi kaka yang merangkul adek-adeknya,” kenang Suster Rosalina.

Almarhum menjadi tempat curhat bagi keenam saudaranya. Hal ini bukan saja terjadi saat ia telah menjadi seorang pimpinan gereja, namun dimulai saat mereka masih di Timika Pantai.

“Dari kami kecil sampai remaja kemudian kuliah, kalau ada apa-apa kami selalu curhat sama dia. Cara dia menanggapi semua masalah itu sangat bijaksana. Dia pendengar yang baik. Apa yang kami sampaikan, dia diam dan dengar semua dulu baru dia sampaikan jalan keluarnya,” ungkapnya.

Uskup Saklil merupakan anak keempat dari 10 bersaudara. Dibawah uskup adalah Suster Rosalina. Suster merupakan anak kelima sementara kembarannya merupakan anak keenam.

Salah satu yang membuat uskup begitu dekat dengan keenam adiknya karena saudara mereka yang pertama hingga ketiga saat itu sudah meninggalkan rumah untuk mengikuti pendidikan di Merauke dan Jayapura. Usia mereka pun terpaut jauh dengan 7 saudara yang lain.

“Dialah paling tua waktu kami masih kecil sehingga kedekatan kami dengan dia sangat erat. Waktu kami kecil kaka dia suka perintah dan atur apa yang harus kami kerja. Kalau pemalas kerja ooo dia langsung pukul, tapi kami merasakan betul cara dia memukul itu penuh dengan sentuhan kasih. Kami rindu kenangan itu,” kenangnya.

Keterbatasan hidup di Kampung Timika Jaya membuat keluarga ini menjalaninya dengan penuh kesederhanaan. Mereka tidak memiliki kesempatan ataupun pilihan untuk menentukan apa makananan kesukaan mereka.

“Uskup tidak punya makanan favorit. Semua yang ada kami makan. Dulu agak susah. Kalau libur sekolah kami terbang dari Jayapura tiba di Kokonao langsung ke kampung. Suasana inilah yang kami alami sebagai anak kampung sehingga kedekatan dengan masyarakat sangat lekat dihati. Suasana ini kami bawah terus sampai saat ini,” ujarnya.

331504D2-5ECF-47B9-8741-DE83E30F867BSenyum terakhir yang Uskup Tinggalkan untuk BeritaMimika

Menurut Suster Rosalina, saat kecil hingga menjadi Uskup John Philip Saklil Pe, almarhum sangat mencintai dan mengasihi mama mereka, almarhum Yosefina Rahangmetan.

“Dia paling sayang dan paling cinta sama mama. Uskup, kakak kami ini benar-benar anak mama. Dia bisa membela mama mati-matian untuk hal apa saja. Mungkin karena ini juga dia sangat melindungi kami anak-anak perempuan,” ungkapnya.

Mei 2016, Mama Yosefina Rahangmetan dipanggil Tuhan. Namun ada satu kisah menarik dibaliknya. Saat itu dokter mengatakan bahwa Mama Yosefina secara medis seharusnya sudah meninggal namun ia masih bertahan. Dokterpun tidak bisa menjelaskan alasan pasti secara ilmu kedokteran.

“Bapak Uskup memanggil kami semua kumpul dengan mama dan berdoa bersama. Habis doa semua saudara kemudian keluar kamar. Tinggal kami bertiga. Uskup lalu memegang kepala mama. Dia bilang pelan-pelan, mama jalan sudah. Saya sudah ikhlas mama pergi. Air mata mama keluar, mama tarik nafas tiga kali dan meninggal di atas pangkuan uskup,” kenang suster sambil terdiam sebentar.

Uskup Saklil suka bermain bola kaki, bisa bermain gitar namun tidak hebat. Tapi di sekolah, ia adalah anak pintar yang selalu berprestasi. Kepintaranya sudah terlihat sejak ia masih kecil.

Ketika uskup dilahirkan, ada orang pintar (yang punya karunia melihat-red) di kampung meramalkan bahwa John kecil suatu saat akan menjadi seorang Jaksa, orang yang akan mengendalikan hukum. Peramal ini juga mengatakan bahwa kepintaran dan kedudukannya akan lebih tinggi daripada semua saudaranya.

“Dia memang pintar orangnya. Sekolah juara terus dibandingkan kami yang lain. Waktu mahasiswa di Jayapura dia ikut PMKRI. Pernah wakili Papua lomba pidato antar provinsi di Bali dan dia dapat juara. Ramalan itu juga terbukti karena dia menjadi seorang jaksa namun bukan seperti yang selama ini kami pikirkan tetapi dia menjadi Jaksa (Uskup-red) bagi Gereja Katolik,” jelasnya.

Kepribadiannya yang tenang, pendiam, humoris, memiliki tutur kata yang ramah terhadap semua orang merupakan sifat bawaan sejak ia masih kecil. Sifatnya ini membuat banyak orang menyukainya, termasuk remaja-remaja puteri jaman itu.

Uskup Saklil juga dikenal sebagai seorang pecinta musik. Bahkan ia telah menciptakan beberapa lagu dan lagu-lagunya sudah tersebar luas di masyarakat. Menurut Suster Rosalina, uskup mewarisi bakat musik dari mama mereka.

“Dia dulu banyak yang naksir tapi dia tidak mau. Mungkin karena dia mau membaktikan hidupnya untuk Tuhan dan Tuhan sudah memilih dia di jalan ini sehingga dia benar-benar menjaga semua itu dengan baik. Kaka ini orang yang tidak mudah percaya sama orang. Selama perjalananya dari kecil dia juga tidak suka menyakiti orang lain. Dia jaga betul hatinya,” ungkapnya.

Sejak 19 Desember 2013 hingga 3 Agustus 2019, MGR Uskup John Philip Saklil Pr telah menjadi Uskup Keuskupan Mimika selama 15 tahun 227 hari. Dibalik perjalanan ini, ketika ia memilih hidup menjadi seorang gembala (pastor-red), keluarganya tidak menyetujui jalan hidup yang dipilihnya.

Walau uskup dilahirkan sebagai anak Komoro, Kedua orang tuanya berasal dari Kepulauan Kei, Maluku Tenggara. Masyarakat Kei sangat lekat dengan tradisi garis keturunan. Anak laki-laki merupakan penerus marga dan keluarga.

Ayahnya merasa berat karena pilihan tersebut akan membuat silsilah garis keturunan marga terputus. Apalagi saat itu mereka hanya dua lelaki dan laki-laki yang bungsu belum lahir.

9906039E-20CF-45CC-AAC9-E0348AA14914Pastor Amandus Rahadat Pr setia menemani selama 15 tahun

“Di budaya Kei, anak laki-laki itu pewaris garis keturunan. Saat itu bapak tidak tolak tapi dia merasa berat sekali. Bapak tidak mau marga punah. Ini sebuah pergolakan batin. Namun sebagai seorang katekis, bapak kemudian pasrah dengan pilihan kakak uskup. Bapak menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan jika itu memang jalan yang Tuhan pilih untuk anaknya,” kenangnya.

Salah satu tradisi dari dulu yang hingga kini masih dipegang teguh keluarga ini adalah mereka sering berdoa Doa Rosario setiap hari. Uskup dan sembilan saudaranya sejak jam 6 pagi, 12 siang, 6 sore hingga jam 9 malam, selalu mendoakan Doa Rosario secara bersama-sama.

“Kami dididik dari kecil jadi orang pendoa. Setiap hari kami harus berlutut untuk berdoa. Inilah yang membuat kami hidup dalam iman walau saat itu semua serba sulit. Bapak dan mama benar-benar mengajarkan ini kepada kami. Ini satu kenangan yang tidak akan dilupakan. Saya tidak tahu orang lain tapi saya merasakan itu. Sebagai suster saya merasa bahwa hidup orangtua kami bahkan bisa lebih dari biarawan biarawati,” ungkapnya.

Di mata Suster Rosalina, almarhum kakaknya, Uskup John mewarisi sifat kedua orangtuanya secara seimbang. Ia merupakan pribadi yang tegas namun sangat lemah lembut.

“Di dalam dirinya ada figur bapak sebagai kepala sekolah yang tegas, disiplin juga jenius serta sifat mama yang lembut dan murah hati. Dua pribadi ini menyatu dalam kepribadiannya. Kaka uskup juga paling tidak bisa melihat orang menderita,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa ketika ia dan saudara-saudara lainnya memiliki masalah atau pergumulan hidup, mereka masih menjadikannya sebagai tempat curhat. Namun apa yang ingin mereka sampaikan, harus dipersiapkan secara matang sebelum diutarakan.

“Kalau kami selalu kumpul bersama, kita lebih banyak cerita-cerita kenangan masih kecil di kampung walau harus ulang-ulang. Ini yang membuat kami selalu rindu dengan masa-masa itu. Tapi kalau mau bicara hal serius dengan kakak, maka kita harus sampaikan dengan hati-hati. Kalau mau bicara dengan dia harus susun kalimat bagus-bagus dulu,” ungkapnya dengan senyum.

Pertemuan terakhir antara Suster Rosalina dengan saudaranya Uskup John Philip terjadi pada awal Februari lalu. Saat itu Uskup John mengikuti pentahbisan Uskup Medan. Sementara Suster Rosalina hingga saat ini bertugas di Panti Asuhan Santa Lusia (SLBC) Kota Medan.

Ia tidak mendapat firasat apapun tentang kepergian saudaranya. Namun saat Uskup John berada di Jakarta sebelum berangkat ke Merauke menghadiri pentahbisannya sebagai Uskup Agung, mereka masih sempat berkomunikasi lewat pesan whatssap.

“Waktu dia mau ke Merauke dia minta kami semua berdoa Rosario, Novena (doa khusus-red) 10x Salam Maria. Kami semua buat Novena Rosario 9 hari berturut-turut. Sepertinya doa itu semua untuk mengiringi kepergiannya. Dia memang orang yang tidak mau membuat beban untuk semua orang. Bahkan hingga kepergiannya, dia tunjukan itu,” ujarnya sambil tertunduk.

“Sebelumnya kakak juga kirim lagu ciptaan dia ke saya jam 3 subuh. Saya berpikir jam begini kaka dia belum tidur ka? Saya kemudian bertanya dalam hati apakah berat sekali tugas itu (Uskup Merauke-red) atau adakah sesuatu dengan dia. Sebagai seorang katekis saya langsung merasakan itu. Saya hanya balas Wa-nya, kaka lagu kaka ini refleksi syairnya sangat dalam dan panjang, tapi mari kita saling menguatkan dalam panggilan ini,” ungkap Suster Rosalina sambil menatap jenazah kakanya yang terbaring di depannya, di Gereja Katedral Tiga Raja, tadi malam, Selasa (6/8).(Ronald Renwarin)

Selamat Jalan Bapak Uskup, Kami Semua Mencintaimu! Engkau Akan Selalu Hidup Dalam Hati dan Ingatan Kami. 

Berita Seputar Mimika

Syamsudin Terpilih Jadi Ketua KKSS Periode 2019-2024

Budaya
- Senin, 19 Agustus 2019
Syamsudin Terpilih Jadi Ketua KKSS Periode 2019-2024

 Ketua KKSS Syamsudin B (tangan panjang putih garis-garis) MIMIKA, BM Syamsudin Baena Bandora terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Mimika Periode 2019-2024...

PARADE FOTO : Gerak Jalan dan Karnaval di Mimika Dalam Rangka HUT RI Ke-74

Nasional
- Senin, 19 Agustus 2019
PARADE FOTO : Gerak Jalan dan Karnaval di Mimika Dalam Rangka HUT RI Ke-74

MIMIKA, BM Tema Nasional HUT RI ke-74 tahun 2019 yakni "SDM Unggul Indonesia Maju" sementara sub temanya 'Melalui Perayaan HUT RI ke-74 Kabupaten Mimika Memantapkan Langkah Bersama, Bersaudara Membang...

Ditunjuk Jadi Plt Bappeda, Marthen Paiding Akan Lakukan 4 Hal Ini

Pemerintahan
- Senin, 19 Agustus 2019
Ditunjuk Jadi Plt Bappeda, Marthen Paiding Akan Lakukan 4 Hal Ini

Plt Kepala Bappeda, Marthen Paiding MIMIKA, BM Bupati Mimika Eltinus Omaleng telah mengangkat Penjabat Sekretaris Daerah Marthen Paiding sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pem...

Wabup Bassang Pamit Di Momen Malam Resepsi Kenegaraan

Pemerintahan
- Minggu, 18 Agustus 2019
Wabup Bassang Pamit Di Momen Malam Resepsi Kenegaraan

Wabup Bassang lakukan pemotongan kue HUT RI ke-74 MIMIKA, BM Tema Nasional HUT RI ke-74 yakni “SDM Unggul Indonesia Maju” sementara sub temanya 'Melalui Perayaan HUT RI ke-74 Kabupaten Mimika Memanta...

Kantor Imigrasi Mimika Kenakan Pakaian Adat Papua Pada Upacara HUT RI ke-74

Nasional
- Minggu, 18 Agustus 2019
Kantor Imigrasi Mimika Kenakan Pakaian Adat Papua Pada Upacara HUT RI ke-74

         Foto Bersama Usai Upacara MIMIKA, BM Upacara peringatan HUT RI ke-74 di halaman Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika Sabtu (17/8) kemarin dimulai pukul 08.00 WIT. Pros...

KKSS Akan Gelar Musda ke-5, Sudah Ada 3 Calon Kuat

Budaya
- Minggu, 18 Agustus 2019
KKSS Akan Gelar Musda ke-5, Sudah Ada 3 Calon Kuat

Ketua Steering Committee Musda KKSS, H Patwa MIMIKA, BM Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), pada Senin (19/8) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 di Hotel Horison pukul 09.00 Wit. Ti...

Pemda Siap Kucurkan 100 Miliar untuk Pesparawi XIII dan 200 Untuk PON XX

Pemerintahan
- Minggu, 18 Agustus 2019
Pemda Siap Kucurkan 100 Miliar untuk Pesparawi XIII dan 200 Untuk PON XX

Bupati Omaleng saat menyerahkan mobil  ambulance   MIMIKA, BM Tahun 2020 Kabupaten Mimika akan dihadapkan pada dua perhelatan besar yakni Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII dan Pe...

Wow, Anggota Paskibraka Mimika Hellen Aliljaman Lahir 04-04-2004 Jam 4 Sore

Nasional
- Minggu, 18 Agustus 2019
Wow, Anggota Paskibraka Mimika Hellen Aliljaman Lahir 04-04-2004 Jam 4 Sore

Hellen bersama kedua orangtuanya MIMIKA, BM Usai bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih Sabtu pagi (17/8) seluruh petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang berjumlah 35 orang tak k...

Selamat Ulang Tahun ke-74, Indonesiaku

Nasional
- Sabtu, 17 Agustus 2019
Selamat Ulang Tahun ke-74, Indonesiaku

Paskibra sukses kibarkan sang saka merah putih MIMIKA, BM Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 di Kabupaten Mimika Sabtu pagi (17/8) yang dilangsungkan di lapangan pusat pemerintahan SP...

Final, Pelantikan Pasangan OMTOB Dilakukan di Timika

Pemerintahan
- Jumat, 16 Agustus 2019
Final, Pelantikan Pasangan OMTOB Dilakukan di Timika

Foto bersama 37 Anggota Paskibraka dengan Bupati dan Wakil Bupati Mimika MIMIKA, BM Teka-teki sebagain besar masyarakat Mimika tentang tempat pelantikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati...

Bupati : Anggota Paskibraka Adalah Putera-Puteri Terbaik Kabupaten Mimika

Pemerintahan
- Jumat, 16 Agustus 2019
Bupati : Anggota Paskibraka Adalah Putera-Puteri Terbaik Kabupaten Mimika

Bupati Omaleng Mengukuhkan 35 Anggota Paskibraka MMIKA, BM “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa Kami Kukuhkan Saudara-Saudara Sebagai Pengibar Bendera Yang Bertugas Di Lapangan Pusat Pemerintahan...

HUT Terakhir Bersama Bupati, Wabup Bassang Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat...

Pemerintahan
- Jumat, 16 Agustus 2019
HUT Terakhir Bersama Bupati, Wabup Bassang Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat Mimika

Foto Bupati Eltinus Omaleng dan Wakil Yohanes Bassang MIMIKA, BM Perayaan HUT RI Ke-74 tahun ini merupakan perayaan terakhir Wakil Bupati Mimika Yohanes Bassang mendampingi Bupati Mimika Eltinus Omale...

Kapolres Mimika Sanjung Kasat Binmas AKP Erari

Hukum & Kriminal
- Kamis, 15 Agustus 2019
Kapolres Mimika Sanjung Kasat Binmas AKP Erari

Pramuka Kwarcab Mimika Merayakan HUT ke-58 MIMIKA, BM Kasat Binmas Polres Mimika, AKP J Frits Erari akan mengikuti Pendidikan SESPIMMA (Sekolah Pimpinan Pertama) di Lembang, Bandung, Jawa Barat selama...

Jumlah Pasangan Nikah Massal Tahun Ini Tidak Capai Target

Nasional
- Kamis, 15 Agustus 2019
Jumlah Pasangan Nikah Massal Tahun Ini Tidak Capai Target

Pakaian pasangan nikah massal didominasi batik MMIKA, BM Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan memperingati HUT kemerdekaan RI ke-74, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mim...

Delapan Negara Di Dunia Membuka Program Studi Bahasa Indonesia

Nasional
- Kamis, 15 Agustus 2019
Delapan Negara Di Dunia Membuka Program Studi Bahasa Indonesia

Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua Suharyanto S.S.,M.A MIMIKA, BM Kongres Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 merupakan sejarah dimana lahirnya Sumpah Pemuda. Kongres ini terbentuk karena bangsa ini memilik...

6 Bukti Nyata Keberhasilan TMMD di Kampung Mandiri Jaya

Nasional
- Kamis, 15 Agustus 2019
6 Bukti Nyata Keberhasilan TMMD di Kampung Mandiri Jaya

Kampung Mandiri Jaya MIMIKA, BM Memilih Kampung Mandiri Jaya Adalah Keberhasilan Terbesar Kodim 1710 Mimika Pemilihan Kampung Mandiri Jaya, Distrik Wania Kabupaten Mimika sebagai kampung TNI Manungga...

Jenni : 32 Guru ASN Bukan Sarjana Pendidikan Akan Ditarik

Pendidikan
- Rabu, 14 Agustus 2019
Jenni : 32 Guru ASN Bukan Sarjana Pendidikan Akan Ditarik

Jenni O Usmani  MIMIKA, BM Sebanyak 32 guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak memiliki ijazah keguruan akan ditarik dari seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Mimika. Para guru yang ditarik...

September, Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Cold Storage 200 Ton di Mimika

Ekonomi & Pembangunan
- Rabu, 14 Agustus 2019
September, Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Cold Storage 200 Ton di Mimika

Kadis Perikanan dan Kelautan  MIMIKA, BM Sesuai arahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI), maka pada 2017 dibangun infrastruktur pembangunan di Pomako salah sat...

157 Kendaraan Hias Warnai Karnaval Nusantara

Nasional
- Rabu, 14 Agustus 2019
157 Kendaraan Hias Warnai Karnaval Nusantara

Kendaraan hias Bagian Tata Pemerintahan pemda Mimika MIMIKA, BM Kemeriahan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke -74 di Timika masih berlanjut. Hari ini, Selasa (14/8) sebanyak 157 unit kendaraan mobil meng...

90 Peserta Ikuti Sayembara Design Motif Batik Amungme dan Kamoro

Budaya
- Selasa, 13 Agustus 2019
90 Peserta Ikuti Sayembara Design Motif Batik Amungme dan Kamoro

Pelajar terlihat atusias mengikuti kegiatan ini MIMIKA, BM 90 peserta yang berasal dari sanggar masyarakat (usia 14-30 tahun) dan sanggar pelajar (usia 14-18 tahun) mengikuti sayembara lomba design mo...

Sudah Dekat, Pemda Belum Ada Persiapan Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih

Pemerintahan
- Selasa, 13 Agustus 2019
Sudah Dekat, Pemda Belum Ada Persiapan Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih

Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding MIMIKA, BM Masa Kepemimpinan Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Yohanes Basang (Ombas) akan berakhir pada 6 September 2019. Sesuai Undang-undang Nomor...

67.000 Anak di Mimika Tidak Bisa Miliki KIA

Pemerintahan
- Selasa, 13 Agustus 2019
67.000 Anak di Mimika Tidak Bisa Miliki KIA

Wabup Bassang saat menyerahkan KIA kepada salah satu anak penerima MIMIKA, BM Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukpencapil) Pemda Mimika, ternyata sebanyak 67.000 anak di Mimika...

Polisi Cilik dan SMA Negeri 1 Juara Karnaval 2019

Nasional
- Selasa, 13 Agustus 2019
Polisi Cilik dan SMA Negeri 1 Juara Karnaval 2019

Penampilan Polisi Cilik, Juara I Kategori Paud-SD MIMIKA, BM Polisi Cilik, yang pernah menampilkan parade baris-berbaris pada HUT Bhayangkara ke-73 pada 11 Juli lalu di lapangan Timika Indah, terpilih...

Diikuti 102 Kontingen, Karnaval Tahun Ini Paling Meriah

Nasional
- Senin, 12 Agustus 2019
Diikuti 102 Kontingen, Karnaval Tahun Ini Paling Meriah

Halaman Graha Eme Neme dipenuhi peserta dan penonton karnaval MIMIKA, BM Jelang perayaan HUT Kemerdekaan ke-74, Panitia HUT RI Kabupaten Mimika menyelenggarakan sejumlah kegiatan guna menyemarakan se...

Dengan Berqurban, Allah Hadir Di Tengah Orang Yang Berkesusahan

Nasional
- Minggu, 11 Agustus 2019
Dengan Berqurban, Allah Hadir Di Tengah Orang Yang Berkesusahan

Dalam suasana gerimis dan becek air, umat muslim Mimika ikuti Shalat Idul Adha MIMIKA, BM Umat muslim di dunia merayakan Idul Adha Dzulhijjah 1440 Hijriah yang jatuh tepat di Minggu (11/8). Seluruh ma...

Pemilihan 133 Kepala Kampung Masuk Tahap Persiapan

Pemerintahan
- Minggu, 11 Agustus 2019
Pemilihan 133 Kepala Kampung Masuk Tahap Persiapan

Kepala DPMK Mimika Michael R Gomar MIMIKA, BM Pelaksanaan pemilihan 133 kepala kampung secara serentak di Kabupaten Mimika dilaksanakan tahun ini merujuk pada Peraturan Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 20...

Makna Kurban Ialah Sanggup Menunda Kenikmatan Kecil dan Sesaat

Nasional
- Minggu, 11 Agustus 2019
Makna Kurban Ialah Sanggup Menunda Kenikmatan Kecil dan Sesaat

Ustadz Umar Habib MIMIKA, BM Umat muslim saat ini tengah merayakan Hari Raya Idul Adha, Minggu (11/8) yang diawali dengan pelaksanaan Shalat Idhul Adha. Peristiwa ini bagi umat muslim berawal dari kis...

Graha Eme Neme Dinyatakan Siap Jadi Venue Judo PON 2020

Olahraga
- Sabtu, 10 Agustus 2019
Graha Eme Neme Dinyatakan Siap Jadi Venue Judo PON 2020

Foto bersama Technical Delegate Yudo, Perry Pantouw MIMIKA, BM Graha Eme Neme Yauware akhirnya dinyatakan siap menjadi tempat penyelenggaraan (venue) Cabang Olahraga Judo pada PON 2020 di Kabupaten Mi...

«
||
»

Tentang Kami

Saran & Komentar